All about my FF story~

Senin, 04 Februari 2019

Innocent Love


Prolog


Apa kau tau pernah merasakan cinta suci? Atau melihat sebuah cinta suci? Dimana mereka yang malu malu mengungkap kan cinta, yang saling mengelak untuk merasakan cinta. Tapi akhirnya menyadari mereka berdua saling merasakan cinta, dua insan yang tak saling mengenal menjalin apa itu cinta.

            “Ck ck ck, liatin foto Gunhee mulu dah? Naksir?” ucap seorang cowok dengan kemeja berantakan “plis ya Ru, Gunhee itu idol. Dan lo? Lo pengangguran uy, mana bisa dapatin permata?”

            Haru – karakter utama di cerita ini – hanya memicing kan mata “dih? Yang suka dia siapa? Gue benci idol korea kaleeee” sangkal gadis itu “lagian urus aja diri lo sendiri napa dah? Lo juga pengangguran kok, udah gitu numpang lagi, emang enggak modal lo Her”

            “Her her! Nama gue bagus bagus Heru dipanggil kayak nama guguk aja” dengus Heru, sedangkan Haru tidak mendengarkan perkataan cowok di depannya itu “kau tak mendengarkan ku? Aish…sialan! Dengarkan Oppa mu ini!”

            Kata terakhir dari Heru membuat Haru jijik “apa? Oppa? Ew….seganteng apa lo sampai gue panggil oppa? Kalau idol korea itu baru cocok, lah elo? Wajah sebelas dua belas macam titan aja bangga”

            Heru menahan emosinya “coba aja kalau gue jahat, udah gue pukul pala lu” dengus Heru kasar “bah, ngapain gue berantem ama lo!? Ga guna amat dah buset”

            Haru Cuma mendelik “kan lo yang mulai duluan monyet amazon” gumam Haru, tapi Heru mendengar gumaman Haru. Ia menatap sinis adiknya, sedang kan Haru hanya nyengir “mianhe mianhe hajima~”

            Heru menghela nafas “tadi tuh gue mau kasih lo pekerjaan, jangan tanya kenapa bukan gue yang ambil. Tadinya buat gue, tapi ternyata dia berubah pikiran mau kerja sama dengan cewek”

            Haru menaikkan alis “pekerjaan mesum?”, perkataan Haru mendapatkan jitakan dari Heru “kenapa kau memukul ku!?”

            “Agar pikiran mu bersih bodoh!” kesal Heru “asisten gitu, katanya sih lebih cocok buat cewek, lagian tulisan gue jelek”

            Haru mencibir “nyadar juga lo, gue ambil pekerjaannya. Lagian gue bosan di rumah doang”
            Cowok berwajah asia kental itu mendekatkan wajahnya ke wajah sang adik “cius? Mie apa?” yang akhirnya malah wajah nya yang ditabok oleh kaki adiknya.

            Di lain waktu

            Seorang pria dengan pakaian garis mondar mandir seakan ada hal yang tak beres “kau gila!? Asisten nya berubah jadi cewek!? Bagaimana dengan Yena???? Dia akan marah jika kau menjadikan cewek lain asisten!”

            Yang diceramahi hanya tersenyum miring sambil membaca Koran dan menyeruput kopi “tenang saja Ryo, Yena enggak bakal marah” ucap pria yang lebih muda dari pria dengan pakaian bergaris-garis – yang sepertinya namanya Ryo – dengan yakin.

            Ryo hanya menjetikan jarinya ke meja “oh, kau sangat yakin huh? Bagaimana kalau Yena beneran marah?” Ryo memberhentikan sebentar kalimatnya.

            “Lee Gunhee”, yang disebut namanya hanya tersenyum kecil.

            “Tentu aku sangat yakin, aku tak pernah dan tak akan mau mencintai wanita lain selain Yena. Aku akan menjaga perasaan Yena yang sedang keluar negri, dan kalaupun Yena salah paham akan kubuktikan bahwa aku benar benar mencintai Yena.”

            Ryo melongos “ya, kau bisa mendapatkan Yena kembali, tapi akhirnya kau akan membuat wanita itu terluka. Sudah berapa kali kau melakukannya Gunhee? Bahkan member GirlGrup yang kau kencani menjadi hengkang”

            Gunhee berdiri dan mengambil jaketnya di meja dekat dengan kursi putarnya “bukan urusanku, salah sendiri memendam rasa padaku. Oh ya manajer Park, apa acara ku selanjut nya?”

            Ryo menghela nafas “acara inkigayo di stasiun telivisi sebentar lagi, kau harus bersiap siap.”

            Pemuda itu tersenyum miring dan memakai kacamatanya “aku akan langsung kesana dan bersiap siap di mobil saja, ayo manajer Park”

            “Baik”

            Dua insan dimana kehidupan pribadi, sifat dan keuangan berbeda. Disatukan oleh takdir yang lucu, namun takdir menyatukan mereka untuk bertemu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar